Corporate Social Responsibility Program By

PT . TOTAL QUALITY INDONESIA

arca mahanandhi

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

Private Exhibition Of An Indonesian Masterpiece

Berawal dari keprihatinan akan hilang dan rusaknya benda cagar budaya Indonesia mendorong PT.  TOTAL QUALITY INDONESIA yang bergerak dibidang motivasi untuk mengadakan “Private Exhibition of an Indonesian Materpiece” di Grand sahid Jaya Hotel pada tanggal 10 Mei 2012 lalu, sebagai
bentuk upaya masyarakat bisnis untuk ikut ambil bagian dalam menyelamatkan dan melestarikan budaya bangsa.

Gagasan Johan Yan, Komisaris PT. Total Quality Indonesia tersebut disambut baik oleh beberapa pimpinan tertinggi perusahaan perusahaan nasional, tidak kurang 42 direktur menyatakan kesanggupannya untuk menghadiri pameran tertutup dalam tajuk “Corporate Social Responsibility”  tersebut. Sedianya acara ini akan dibuka secara langsung oleh DR. Ing. H. Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta, namun dikarenakan ada agenda yang mendesak maka kehadiran beliau diwakilkan


kepada DR. Tinia Budiati, MA selaku Wakadirparbud Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta yang membacakan sambutan tertulis mewakili Gubernur DKI Jakarta. Dalam kesempatan yang sama juga diadakan lokakarya dan seminar terbatas “Director Empowering  Forum” untuk peningkatan produktifitas di kalangan direksi dan Top Management organisasi  bisnis yang ada di Jakarta. Diharapkan dengan peningkatan produktifitas di dunia usaha, para pebisnis dapat lebih memperhatikan dan mengapresiasi kehadiran benda benda cagar budaya yang saat ini telah banyak yang hilang dan musnah.

Peran aktif pemerintah dalam mengeluarkan Undang-undang Cagar Budaya no 11 tahun 2010 dalam upaya perlindungan benda cagar budaya harus di sambut gembira oleh segenap masyarakat terlebih masyarakat bisnis, program program tahunan social dalam corporate social responsibility (CSR) yang telah dilakukan sering kurang berdampak dalam masyarakat sebab sifatnya hanya tambal sulam semata. Johan Yan, Komisaris TOTAL QUALITY INDONESIA berharap acara ini dapat menumbuhkan ide-ide CSR yang baru agar para pebisnis tidak hanya membantu dalam bidang social, namun lebih komperhensif menyentuh dunia budaya terutama dunia cagar budaya, salah satu penerapan CSR di dunia cagar budaya diantaranya adalah misalnya turut serta dalam pemugaran candi sewu yang sempat terbengkelai, revitalisasi masyarakat trowulan, edukasi dan pengembangan usaha UKM bagi pengrajin arca di trowulan dan beberapa sentra pariwisata budaya lainnya.

Acara ini di gagas tanpa penggalangan dana, acara ini sepenuhnya adalah gerakan moral untuk mengedukasi dunia usaha dan bisnis untuk peduli. Beberapa direktur dan pimpinan perusahaan yg konfirmasi untuk hadir adalah dari : HUMPUSS Group, BRATACO Group, DHL Group, penerbit Erlangga, PTPN IX, REKSO Group, Krakatau steel, Bina Karya Prima, TEXPACK Group, ESL Lorena Group, GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia), Nindia Karya, IKA Food, Rabani Corporation

Dalam kesempatan ini juga dipamerkan beberapa benda cagar budaya diantaranya: Arca Maha Nandi -Lembu perunggu kendaraan Dewa Siwa berlapis emas penemuan Jawa Tengah abad ke VIII dan Rupang Tara Bodhisattva -penemuan Jawa Timur abad ke XII, beberapa artefak budaya lainnya dan juga akan dipamerkan beberapa karya pengrajin rupang Trowulan.