Corporate Social Responsibility Program By

PT . TOTAL QUALITY INDONESIA

arca mahanandhi

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

Tiga Peneliti Manfaatkan Teknologi Nuklir Identifikasi Benda Cagar Budaya


Surabaya (Antara Jatim) -  Tiga peneliti masing-masing pakar arkeometalurgi UGM Prof Timbul Haryono, pakar nuklir dari BATAN Prof Samin Prihatin dan motivator Surabaya Johan Yan memanfaatkan teknologi nuklir untuk mengindetifikasi keaslian benda cagar budaya.
 
"Penelitian kali pertama di dunia menggunakan teknologi nuklir untuk mengidentifikasi benda cagar budaya," ujar Johan Yan di sela peluncuran buku tentang penelitiannya berjudul "Maha Nandi Dalam Perspektif Arkeometalurgi dan Teknologi Nuklir" di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis.

SEBERAPA UNIKNYA WAYANG ARKEO NILAKANTHA yang dipersembahkan Johan Yan kepada Dahlan Iskan ?


"Abah wayang ini adalah wayang yang saya gambar dan ukir sendiri, sengaja kedua tanduk ditangannya saya lepas dengan makna, ketika abah nanti menjadi Presiden tahun 2014, Rakyat Indonesialah yang menggerakkan abah, bukan ego pribadi" (Johan Yan - ketika menyerahkan wayang Arkeo ke Dahlan Iskan 24 November dihadapan 87 Direktur)

Read more: SEBERAPA UNIKNYA WAYANG ARKEO NILAKANTHA yang dipersembahkan Johan Yan kepada Dahlan Iskan ?

Benarkan Arca Maha Nandi itu ASLI?

Dalam setiap penemuan benda purbakala yg dilakukan, selalu menimbulkan pro dan kontra, namun yg terpenting adalah bagaimana sebuah keaslian sebuah benda cagar budaya dapat dibuktikan secara ilmiah bukan hanya argumen provokatif yg tidak didasari penelitian ilmiah.

Penelitian Arca Maha Nandi dilakukan 2 kali di Badan Tenaga Nuklir Nasional yogjakarta yang dilakukan dengan dua  pendekatan yaitu kualitatif pada tanggal 21 Februari 2012  dan kuantitatif  25 Februari 2012. Penelitian ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Timbul Haryono M,Sc.,Dr. Mulyono, Dr. Iswantoro dan dibawah pengawasan langsung Prof. Drs. Samin Prihatin.

Read more: Benarkan Arca Maha Nandi itu ASLI?

HEBOH !!! Tumpek Landep, Langit Mendung Mendadak Bersibak

Hari Tumpek Landep yang jatuh setiap hari Sabtu bertepatan dengan wuku Landep, memiliki makna yang cukup dalam. Selain merupakan hari penyucian untuk mengasah ketajaman pikiran, juga sebagai upaya pelestarian dan penyelamatkan warisan budaya nusantara.

Hari Tumpek Landep merupakan hari penyucian (jamasan) untuk mengasah ketajaman seperti halnya perayaan bulan Suro dalam tradisi Jawa. Berbagai ritual mewarnai perayaan yang dilakukan umat Hindu dan para penekun spiritual untuk memuja Dewa Pasupati.Tak heran bila pada hari ini seluruh umat Hindu di Bali terlihat khusyuk.

Sejak pagi di rumah para umat bertebaran bau harum semerbak. Bau dupa dan wewangian menebar dari tempat suci, kamar hingga pekarangan. Keris dan tombak dihias sedemikian rupa untuk dihaturkan sesaji.

Read more: HEBOH !!! Tumpek Landep, Langit Mendung Mendadak Bersibak

Tumpek Landep Benda Cagar Budaya Upaya aktif masyarakat bali menyelamatkan benda cagar budaya Indonesia

Total Quality Indonesia mengadakan program CSR (corporate social responsibility) upacara tumpek landep dan pasupati Benda Cagar Budaya Arca Maha Nandi, lembu wahana Dewa siwa yang berusia 1200 tahun senilai 6 juta USD di balai lelang International, Arca perunggu emas Maha Nandi, adalah sebuah arca wahana dewa siwa yang pertama kali ditemukan dalam kondisi ekor tegak dan kepala menengadah ke atas dengan Relik suci didalamnya sebagai tanda penyatuan dewa Siwa dalam diri Maha Nandi. Maha Nandi duduk di Padmasanaganda, dengan hiasan sulur-suluran geometris di Punggung dan Mahkota. Temuan Arca logam wahana dewa siwa yang sangat langka dan memiliki nilai yang sangat penting didalam khasanah ilmu arkeologi, sebab ditemukan dalam kondisi utuh, memiliki relik, berinskripsi dan lengkap dengan lak penutup relik. Pada konggres Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia lalu, Arca Maha Nandi mendapat apresiasi luar biasa dari ratusan arkeolog, hingga saat ini Arca Maha Nandi menjadi topik disertasi dan penelitian dari Prof. Dr. Timbul Haryono Msc. diharapkan setelah moment Tumpek Landep ini, pada bulan Agustus mendatang akan diterbitkan buku tentang Arca Maha Nandi oleh Prof. Dr. Timbul Haryono Msc, berjudul "Arca Maha Nandi Dalam Perspektif Arkeometalurgi"

Read more: Tumpek Landep Benda Cagar Budaya Upaya aktif masyarakat bali menyelamatkan benda cagar budaya...

Subcategories