Corporate Social Responsibility Program By

PT . TOTAL QUALITY INDONESIA

arca mahanandhi

Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel

Luar Biasa !!! Arca Maha Nandi Mempesona 80 Direktur

Total Quality Indonesia tidak ada henti-hentinya untuk mengajak masyarakat untuk menyelamatkan dan melestarikan benda-benda cagar budaya sesuai dengan Undang-Undang Benda Cagar Budaya No. 11 Tahun 2010. Kali ini  Total Quality Indonesia mengadakan Private Exhibitions of Indonesian Mastepiaces yang diselenggarakan di Hotel Meritus SUrabaya pada tangal 28 September 2012. Pameran ini bertujuan untuk menarik minat para korporasi masyarakat bisnis untuk cinta budaya Indonesia. Dan luar biasa walaupaun pameran cuma berlangsung selama 4 jam saja tapi sanggup memdatangkan sekitar 80 direktur dari korporasi multinasional.

Berikut ini daftar nama direktur yang hadir dalam pameran tersebut: Harry Wibisono (PT Tahesta) , Rufi I. Susanto (PT Fondaco Mitratama), Indro Budiono (PT Bengawamtex), Indro Putro (PT Sumber Bengawan), dr. Arya Sidemen (RS Paru Jember), Ariel Wibisono (PT Rajawali Dwiputra Indonesia), Linggaryanto (Optik Internasional), Misbahul Huda (PT Temprina Media Grafika), M. Johari Zein (TIKI JNE), Nuryadi (Politeknik Indonesia), Michael S (PT MCMO), Frederik(PT Sekawan Cosmetic), Yonathan Hendarto (PA Rajawali), Teddy Koesworo (PT Atlantic Anugerah Metalindo), Errol Jonathans (Suara SUrabaya  Media), Sukianto Wijaya (PT Asiaon Profile Indosteel), Hermanto Tanoko (Avian Paint), Sherlina  Kawilarang (PT Ramagloria Sakti Textile Indonesia), Dwi Puspita (PT Excellance), Robinson Pelawi (PT Graha Sarana Gresik), Salam Martodiputro (PT Petrasida Gresik), Yuyuk Vestiani (PT Pabrik ES Wira Jatim), Junaidi Kuriawan (CV Fiesto Informatikan Indonesia), Wijoyo Putra Tamtomo (PT Central Wire Industrial), Singh M.P. (PT Lotus Indah Textile Industries), Kevin Sebastian Kusuma (PT Avila Prima Intra Makmur), Ferry Tirta Parma (Febro Ceramic Colors Indonesia), Dharsiono Soesanto (PT Sinar Djaja Can), Irwan Susanto Prayugo (PT Barindo Anggun Industri), Rico Gunawan (PT Rimba Sempana Indonesia), Tjahjono Haryono (PT Pangan Lestari), Nelly (PT Pancamitra Inchigojaya), Hwadianto Saputra (PT Sekar Lestari), Cipto Santoso (PT Surya Jaya Abadi Perkasa), Dion Alan Nugraha (Amanah Koreseri), BP Banka (PT ISPAT INDO), Mandra Widyanto, SH (PT Karya Manunggal Jati), Dian Murthi (PT Sabda Alam), Bambang Sugiono (PT Kharisma Indonesia), Nugroho Argopuranto (PT Propan Raya Industrial Coating & Chemicals), Dra. Maria Christine H. (PT Darmo Satelite Town), Andi Sundoro (PT Charismatama Craftindo), Loddy Gunadi (PT Bukit Welirang Indah), Prajitno Soerowidjojo (PT Sumina Ekstraksindo), Budi Kusmarwoto (PT Kertas Leces), Satriya  Nugraha (CV Fivass), Robby Tan (PT Karya Sejati Makmur), Cholid Bawazeer (PT Delta Adiguna), Ahmad C. Bawazeer (PT Delta Surya Textile), Hengky Roesdiyono (PT Bumi Palapa), Khanis Steven Kurniawan (PT Welling Jaya Sejati Industrial), Kukuh Wira Sarjana (PT Indopipe Gresik), Soegijo Lie (PT Wonokoyo Jaya Corporindo), Andreas Djiang (PT Apie Indo Karunia), Vidi Sulaksono (CV Rapi), Alvin Karyadi (PT Sentral Teknik Surya), Harjanto Tjokrosetyo (PT Hasil Abadi Perdana), Marco Haryanto (PT Unibuttonindo Perdana), Vincensius Erwin S. (PT Purnama Jaya), dan pengusaha yang terwakilkan: Luwes Group Solo, SRITEX Group, PT. Hasil Fastindo, PT Perkebunan Nusantara,  PT Indria Putra Persada, PT Kreasi Alam Indonesia, PT Anugrah Vindo Abadi, PT Eka Sari Lorena, PT Mitra Citra Offset, PT Hacaca, PT Mitra Farma Anugerah Lestari, PT Intidragon Suryatama, PT Jadi Abadi Corak Biscuit, Bank Maspion Indonesia.

Pada kesempatan tersebut para direktur juga mendapat "Director Lecture" dari Prof. Timbul Haryono MA.,M.Sc." Ini Arkeologi Publik yang sebenarnya, tidak bisa  hanya mengadalkan 100 % peran pemerintah saja, upaya-upaya menyelamatkan dan melestarian benda cagar budaya bisa dilkukan oleh siapapun, saya sangat respect dengan apa yang dilakukan oleh Total Quality Indonesia yang konsisten dalam upaya penyelamatan dan pelestarian benda-benda cagar budaya serta upayanya dalam mengedukasi masyarakat untuk cinta terhadap budaya Indonesia", ujar Prof Timbul Haryono MA.,M.Sc disela-sela menyampaikan materi. Di kesempatan lain Kepala BP3 Trowulan Aris Sofiyani berujar" Saya mengucapkan terima kasih atas semua yang sudah Bapak Johan Yan lakukan dalam upaya menyadarkan masyarakat tentang arti pentingnya penyelamatan dan pelestarian benda cagar budaya, Bapak Johan Yan secara tidak langsung sudah menjadi petugas informasi BP3, apabila ada lebih banyak lagi masyarakat mempunyai pemahaman seperti bapak penyelamatan dan pelestarian benda cagar budaya akan semakin mudah untuk diwujudkan, saya lega medapat partner  yang bisa membantu saya dalam mengedukasikan kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian benda cagar budaya seperti pada event ini, semoga semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

"TIDAK BISA mengadalkan pemerintah saja, Indonesia terlalu kaya , upaya pelestarian dan penyelamatan benda cagar budaya HARUS melibatkan peran aktif masyarakat sesuai UUCB 11/10, Pemerintah bukan satu-satunyayang bertanggung jawab melestarikan, ini tanggung jawab bersama", ujar Johan Yan saat menutup Private Exhibitions of Indonesian Masterpiace. Semoga melaui acara ini dapat menumbuhkan rasa cinta para direktur terhadap benda-benda cagar bidaya Indonesia.